Hotbean's

Pengetahuan itu milik semua orang

Google Chrome on BackTrack 5 — Maret 12, 2012

Google Chrome on BackTrack 5

Pada saat proses instalasi Google Chrome di Linux BackTrack 5 dengan menggunakan perintah apt-get install google-chrome-stable, proses instalasi lancar dan tidak ada kendala. Tapi pada saat Browser Google Chrome dijalankan tiba muncul peringatan “Google Chrome can be run as root“, peringatan ini muncul karena penulis login menggunakan user root dan melakukan instalasi Browser Google Chrome pada Desktop root, peringatan tersebut menganjurkan untuk menjalankan Browser Google Chrome pada user normal saja, tetapi pada kasus ini penulis tidak mempunyai user normal alias hanya ada user root pada Linux BackTrack 5 penulis. setelah cari referensi sana-sini alias googling ada referensi mengenai menjalankan Google Chrome pada user root yaitu setelah proses instalasi selesai dilakukan, hal yang harus dilakukan adalah melakukan sedikit editing menggunakan aplikasi hexeditor pada direktori  /usr/bin/google-chrome (dalam tulisan ini penulis menggunakan Linux Backtrack 5)

root@bean:~# hexedit /usr/bin/google-chrome 

Maka muncul tampilan seperti gambar di bawah ini pada terminal, langkah selanjutnya adalah klik [Tab] maka kursor akan berpindah ke sisi kanan terminal lakukan scrol ke bagian bawah dengan menggunakan tanda panah kebawah pada keyboard laptop/komputer sampai pada tampilan seperti gambar selanjutnya

 

pada saat sampai dibagian akhir tambahkan tulisan “–user-data-dir” *tanpa tanda petik dan dilanjutkan dengan CTRL+X untuk menyimpan bagian yang telah di edit dan tekan huruf “y” untuk mengakhiri pengeditan. setelah melakukan langkah-langkah diatas coba  jalankan Browser Google Chrome tersebut, seharusnya sudah berjalan normal tanpa kendala.

Iklan
Amarok on BackTrack 5 — Maret 11, 2012

Amarok on BackTrack 5

Buat yang sudah biasa menggunakan Windows kalau buat dengar musik hampir ga ada kendala sama sekali dibanding kalau di Linux, dalam tulisan ini penulis ingin berbagi mengenai aplikasi music player yang penulis install di Sistem Operasi Linux BackTrack 5, kalau di install di Linux Ubuntu hampir ga ada masalah tapi ketika di coba pada Linux BackTrack 5 kenapa jadi ga jalan sama sekali 😀 nah justru inilah seninya bagi pengguna linux karena harus ngoprek lagi :), ketika di install secara default menggunakan perintah “apt-get install amarok” proses instalasi lancar tetapi ketika aplikasi dijalankan ternyata tidak berfungsi alias ga jalan. setelah googling cari sana sini akhirnya ketemua juga caranya seperti di bawah ini :

root@bt5:~# apt-get install totem amarok kubuntu-restricted-extras ubuntu-restricted-extras
root@bt5:~# add-apt-repository ppa:kubuntu-ppa/backports
root@bt5:~# apt-get update && apt-get install amarok

Sex, Lies & Cigarettes’: Vanguard Sneak Peek —

Sex, Lies & Cigarettes’: Vanguard Sneak Peek

Video yang luar biasa dalam pengungkapan fakta-fakta tentang startegi industri rokok, Indonesia merupakan salah satu target industri rokok terbesar di dunia. dalam cuplikan video ini disebutkan bahwa target industri rokok umumnya adalah negara-negara miskin, selain itu juga di sebutkan bahwa di Indonesia sampai saat ini pemerintah belum mengeluarkan pernyataan secara resmi mengenai zat adiktif yang terkandung di dalam rokok. salah satu hal yang menarik adalah bahwa secara fakta di negara barat rokok justru semakin tidak diminati lagi.

Democracy is yet to learn (Masih Belajar) —
The World Is Flat “yang benar-benar datar” —

The World Is Flat “yang benar-benar datar”

PhotobucketHari ini sabtu 10 Maret 2012, mumpung lagi libur jadi manfaatin waktu buat ke toko buku buat beli buku The World Is Flat karangan Thomas L. Friedman, tujuan awal adalah Gramedia Matraman karena selain terbesar juga lebih lengkap. mumpung masih pagi jadi lumayan enak keliling antar lantai buat nikmati buku secara gratis 😀 *yuhuuu. kembali ketujuan awal buat nyari buku yang uda di tentuin tapi ga ketemu-ketemu, coba search di komputer buat pencarian juga tidak di temukan tu buku. dilantai atas keterangan komputer bahwa itu buku tidak terdapat sama sekali tapi keterangan pencarian komputer di lantai bawah buku tersebut ada tapi stok kosong *aduhhhh. dari pada balik ga beli buku sama sekali mending beli buku lain yang dari kemarin-kemarin pengen dibeli. tapi perjuangan buat dapetin buku The World Is Flat ga berhenti sampai disitu aja karena dulu perna liat tu buku emang ada di Gramedia Mataraman tersebut. sambil bayar buku yang tadi dibeli iseng-iseng nanya mba kasir kalau bisa di cek ga buku The World Is Flat tersebut soalnya saya bilang keterangan komputer pencarian lantai bawah dan atas itu beda-beda. saran dari mba kasir ke lantai bawah aja di bagian pelayanan pelanggan *hmmm masih ada harapan. menuju lantai bawah langsung ke bagian layanan pelanggan terus nanya buku tersebut apakah masih ada. disinilah The World Is Flat yang benar-benar datar ga sampai satu menit petugas bagian pelayanan pelanggan bilang dari hasil pencarian di komputernya bahwa buku The World Is Flat masih tersedia di beberapa Gramedia yang ada di Jakarta lengkap dengan nama Gramedia dan stok persediaan buku, saya baru tau rupanya database toko buku Gramedia terintegrasi satu sama lain buat masing-masing cabang 🙂 ini sangat membantu bagi saya. dari informasi tersebut saya diberi satu lembar kertas yang berisi daftar alamat toko buku Gramedia berbagai cabang, dari alamat tersebut saya menelpon ke Gramedia Plaza Semanggi karena lebih dekat dengan tempat tinggal dan benar buku The World Is Flat masih tersedia *bisa diambil nantinya di bagian pelayanan pelanggan kata petugas pelayanan pelanggan sewaktu saya menelpon. satu jam lebih kemudian saya sampai di Gramedia Plaza Semanggi dan benar buku sudah tersedia hmmmm senang sekali. mungkin itulah salah satu pengalaman yang menurut saya berkesan ketika mencari buku.

Buku Pintar Mind Map — Januari 29, 2011

Buku Pintar Mind Map

Tony Buzan telah mengubah hidup jutaan orang dengan Mind Map, sistem pencatatan revolusioner yang sangat membantu kita dalam setiap area kehidupan. Dalam buku ini kita diajarkan untuk memetakan pikiran maupun pemikiran kita kedalam Mind Map, baik itu berupa gagasan, ide-ide cemerlang maupun kehidupan kita sehari-hari. Metode Mind Map juga digunakan dalam pengajaran karna telah terbukti lebih efektif dari metode-metode sebelumnya, salah satu bukti keberhasilan penerapan metode ini seperti yang diterapkan Adam Khoo dalam buku nya yang berjudul I’Am Gifted, So Are You! juga menggunkan Mind Map dalam proses belajar mengajarnya. 🙂 Saya sendiri merasa lebih mudah dan terarah dalam memetakan ide-ide dan pemikiran saya setelah membaca buku ini, tetapi hal yang lebih penting ketika mempunya ide atau gagasan cemerlang adalah menulisnya atau memetakannya menggunakan Mind Map, dengan seperti itu anda bakal merasa perbedaan sebelum dan setelah menggunakan Mind Map, penulis sendiri menggunakan aplikasi Mind Map open source yang bisa diinstall di Windows maupun Linux dan tentu nya gratis :), untuk aplikasi bisa didownload Disini dengan terlebih dahulu menginstall aplikasi java jdk sebagai aplikasi pendukung yang bisa didownload Disini

Guake: Yakuake versi Gnome — Desember 9, 2010

Guake: Yakuake versi Gnome

Bagi para linuxer keberadaan console tidak terlepas dari kesehariannya, kebiasaan saya yang menggunkan console ukuran besar seperti yakuake di KDE mempunyai kepuasaan tersendiri, selain karna tampilannya yang lebih lebar juga merasa bener-bener lagi berada di linux 😀

jika yakuake terdapat cuma di KDE, bagaimana solusinya jika kita menggunakan Gnome dan ingin mengunakan aplikasi serupa, setelah googling dan cari referensi sana-sini akhirnya ketemu juga 🙂 yaitu dengan menggunakan aplikasi Guake, informasi lebih detailnya bisa di liat Disini

bagi yang sudah familiar dengan yakuake tentu tidak merasa kesulitan karna configurasi dan shortcuts yang digunakan tidak jauh berbeda antara Guake dengan Yakuake. Untuk proses instalasi juga cukup mudah karna sudah bisa dilakukan lewat console seperti dibawah ini

hotbean@hotbean$sudo apt-get install guake